Selasa, 31 Januari 2012

Tips Merawat Hardisk External / Flashdisk

Di bawah ini merupakan pertanyaan yang paling banyak ditanyakan untuk perawatan HDD eksternal atau Flashdisk :
  • Kalau flashdisk kan tidak boleh terlalu lama dicolok, kalau HDD eksternal boleh tidak? Yang jelas untuk HDD eksternal sebaiknya ditancapkan kalau dipakai saja, karena kontrollernya rata-rata tidak mensupport spin-down, jadi kalau ditancapkan terus,akan fullspeed terus menerus, yang pada akhirnya akan memperpendek umur…
  • Kalau flashdisk kan tidak boleh mengedit atau make file di dalam flashdisk, harus di copy ke harddisk dulu. Kalau HDD eksternal apakah boleh? Hardisk eksternal sama seperti hardisk biasa yang membedakan cuma mungkin speed tranfernya, kalau eksternal menggunakan port USB, jadi kalau dijalankan langsung melalui HDD portable mungkin agak ngadat2 sedikit, karena flash memory itu punya keterbatasan berapakali bisa write , jadi kalau ingin mengedit file di copy dulu ke HDD. HDD external sama seperti HDD biasa dan mempunyai siklus writenya lebih besar dari UFD (Usb Flash Disk) jadi tidak masalah jika ingin mengedit langsung di HDD external. 
  • Apakah Spin Up & Spin Down itu? Spin down adalah ketika putaran harddisk ketika dipakai (spin Up), putaran ini akan berkurang terus ketika sedang idle atau masih dipakai tetapi masih tertancap.
  • Apakah HDD eksternal boleh dipakai untuk menonton film atau bermain game yang lama? Boleh-boleh saja, tapi jangan sampai kepanasan hardisknya alias overheating dan yang paling penting jangan terlalu sering tergoncang. Jangan dibanting atau dijatuhkan karena bisa menyebabkan kerusakan pada bagian dalam. Harddisk jangan sampai tergoncang ketika sedang ditancapkan. Bagi yang hardisknya punya bungkus , biasakan ketika dipakai keluarkan dari bungkusnya karena bungkus/dompet menghambat pelepasan panas.
  • Apakah boleh HD portable sering dicabut-pasang pada port USB? Kalau menurut saya, sebaiknya jangan terlalu sering dipasang-dicabut, karena bisa membuat portnya longgar. Jangan sering-sering mati listrik karena bisa merusak file system di HD.
  • Terkadang di HDD eksternal ada 2 port USB, apakah dapat di colokkan semua atau hanya 1? Jika mempunyai 2 colokan USB berarti HDD tersebut butuh daya yang besar. Anda bisa mencolokkan keduanya.
  • Hardisk yang paling murah merk apa? Anda bisa mencari referensi sendiri tentang harga HDD eksternal.
  • Ada HDD eksternal yang mempunayi fitur seperti anti shockproff, anti goyang, anti air. Apakah itu bagus? Sebenarnya sama saja, yang penting Anda membeli casing yang bagus (sesuai selera Anda). Anda juga bisa membeli merek HDD eksternal yang cukup terkenal seperti WD, Seagate, Maxtor, A-Data, dll.
  • Safely Remove Hardware, apakah penting? Jawabannya penting. Hal ini bertujuan agar data didalam HDD eksternal Anda tidak rusak. Sesudah kabel power atau kabel USB di cabut, diamkan dulu sekitar 30 detik untuk menghentikan spin-down.
  • Terkadang ada HDD eksternal yang terdeteksi oleh komputer, semacam file systemnya error, bagaimana cara mengatasainya? Sebaiknya di format dulu melalui komputer, sebenarnya HDD eksternal sudah di format oleh pabriknya, tidak seperti harddisk internal.
  • Ketika HDD eksternal di colokkan ke komputer,muncul tulisan “the USB can be perform faster if you connect to the Hi-Speed port”, padahal komputer menggunakan USB 2.0? Coba cek di bios, USB portnya sudah di setting ke 2.0 atau belum? Cara mengecek nya waktu start up dan waktu pengecekan system tekan tombol pada keyboard PAUSE dan disana biasa nya ada versi BIOS.
  • Apa perbedaan HDD eksternal 2,5″ & 3,5″ ? Itu adalah ukuran dan plater yang dipakai. Perbedaannya 2,5″ untuk lapie lebih tipis saja dan sedikit lebih mahal. Yang 3,5″ tidak bisa untuk lappie. Lebih enak ukuran 2,5″ cukup daya dari port USB laptop atau PC saja, sedangkan yang 3,5″ harus menggunakan adaptor lagi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar